cool hit counter

PDM Kabupaten Subang - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Subang
.: Home > Berita > KUNKER PWM JABAR DAN DISKUSI SOLUTIF PERSYARIKATAN

Homepage

KUNKER PWM JABAR DAN DISKUSI SOLUTIF PERSYARIKATAN

Senin, 23-09-2018
Dibaca: 81

Subang Muhammadiyah.or.id.- Berbeda dengan tahun 2017 yang lalu, kunjungan kerja pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Barat kali ini tak disatukan dengan kabupaten pantura lain seperti (Purwakarta, Karawang dan Bekasi). Kunjungan kerja yang dilaksanakan pada hari Ahad, (23/09) bertujuan untuk menjalin silaturahim antara pimpinan wilayah dan pimpinan daerah. Untuk mewujudkan taawun, tafahum dan takaful dalam bingkai ukhuwah islamiyah. Ukhuwah perlu karena merupakan tonggak kekuatan (al-ukhuwwah qiwam al-quwwah).

Selain untuk mewujudkan silaturahim, kunjungan kerja dimaksudkan untuk konsolidasi organisasi dan mencari solusi atas berbagai persoalan keumatan dan kemasyarakatan. Hal itu dismpaikan oleh H.M. Rijal Fadilah, SH (Sekum PWM Jabar). Dalam kunker di Aula Momod Supriadi, Kompeks Perguruan Muhammadiyah, jalan Kertawigenda no. 27 Subang.

Dalam sambutannya Kelly Subayo, menyampaikan kondisi aktual perkembangan masyarakat Subang, seperti potensi minyak dan gas yang terkandung di wilayah Subang, merebaknya perusahaan industri dan pembangunan megaproyek pelabuhan internasional Patimban di Pusakanagara (Subang Utara). Semua itu merupakan tantangan yang perlu direspon oleh pengurus persyarikatan. Karena peralihan dari masyakat agraris ke masyarakat industri akan membawa dampak dalam kehidupan sosial dan kemasyaratan warga Subang.

Setelah melakukan analisa masalah, para hadirin berdiskusi dan berdialog mencari solusi bersama atas setiap hambatan yang menghalangi terlaksananya sebuah program. Salah satu program yang menjadi bahan diskusi menarik dalam acara tersebut program penanaman pohon di lahan kosong. PCM Purwadadi menanyakan bagaimana cara pengajuan bantuan bibit tanaman buah-buahan dan pohon.

Sunarto Utomo, selaku anggota majelis lingkungan Hidup PDM Subang, menyampaikan terkait belum dioptimalkanya lahan kosong (tanah) wakaf yang berada disamping Masjid al-Abror, PCM Pagaden. Bahkan Pak Haetami, yang mengkomandani Majelis Pengembangan Cabang dan Ranting, mengultimatum agar program tersebut dapat terealisir maksimal dua pekan.

Sementara PCM Jalancagak, mengkonsultasikan program optimalisasi pengelolaan masjid, yang kian hari jemaahnya semakin membludak sementara Sumber Daya Manusia yang berasal dari internal Muhammadiyah terbatas. Padahal aset tersebut merupakan jembatan komunikasi antara Misi Islam Berkemajuan Muhammadiyah dengan masyarakat.

Acara dihadiri oleh unsur PDM, Ketua dab Sekretalis Majelis, Ketua dan Sekretaris PCM, Perwakilan PDA dan PCA. Pada kesempatan tersebut H. Haetami mengingatkan pesan Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir kepada pengurus dan warga persyarikatan agar dalam menghadapi tahun politik dan pemilu 2019, bersikap arif menghadapi perbedaan pilihan politik. Perbedaan pilihan politik adalah hak warga Muhammadiyah. Tetapi jangan saling menyalahkan, mencela dan menyudutkan pihak yang berbeda. Lebih-lebih dengan menggunakan dalih dan atas nama Muhammadiyah. (sag/red).

 

 

 


Tags: # Kunker Nyata # Kunker Solutif
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: Liputan



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website