PDM Kabupaten Subang - Persyarikatan Muhammadiyah

 PDM Kabupaten Subang
.: Home > Berita > WUJUDKAN RESOLUSI 2019: PDM SUBANG RESMIKAN MASJID ABDULLAH SAID BIN ABDULLAH AL-KHASYRAMY AL-SYAHRI

Homepage

WUJUDKAN RESOLUSI 2019: PDM SUBANG RESMIKAN MASJID ABDULLAH SAID BIN ABDULLAH AL-KHASYRAMY AL-SYAHRI

Jum'at, 11-01-2019
Dibaca: 604

Subang-Muhammadiyah.or.id.  Di awal tahun 2019, hari jumat, 11 Januari 2019/05 Jumadil Ula 1440 H, komplek perguruan Muhammadiyah Subang kedatangan tamu istimewa. Tamu tersebut tiada lain adalah donatur dari Saudi Arabia, yang bernama Syekh Musa Abdullah sebagai perwakilan dari keluarga Abdullah Said bin Abdullah al-Khasyramy al-Syahri. Sang Donatur didampingi oleh beberapa staf kedutaan besar Saudi Arabia berkenan untuk melihat langsung program charity mereka sekaligus meresmikannya.

Peresmian berlangsung setelah Jum’atan, dihadiri oleh Kepala Kementerian Agama Kab. Subang, Drs. H. Abdurahim, S.Ag, M.Si, H. Mughni Ismail (Perwakilan MUI) dan perwakilan dari kelurahan Cigadung, serta pengurus daerah, cabang, amal usaha dan angkatan muda Muhammadiyah serta jemaah dan simpatisan se-kab. Subang.

 

Dalam sambutannya Ketua  Panitia Pembangunan, Ust. Zaenudin, S.Th.I menyampaikan beberapa keterangan:

Pertama, Masjid ini dinamai dengan Masjid Abdullah Said bin Abdullah al-Khasyramy al-Syahri (semoga Allah merahmati) didasarkan atas donasi putera al-marhum yakni Syeikh Musa Abdullah Sa'id Abdullah al-Khasyrami al-Syahri yang berasal dari Kerajaan Saudi Arabia yang telah berkenan hadir disini. Pembangun masjid yang beralamat di Komplek Perguruan Muhammadiyah, di Jalan Kertawigenda ini selesai pada Hari Jumat 11 januari 2019/5 Jumadil Ula 1440 H.

Sekolah disini membutuhkan sekali keberadaan masjid ini, dengan alasan bahwa Masjid ini dikelilingi oleh siswa-siswi, guru-guru dan penduduk untuk melaksanakan shalat wajib berjamaah, shalat jum'at, pembinaan keagamaan untuk penduduk sekitar. Untuk ke depan akan dibentuk program sekolah untuk memakmurkan sekolah ini. Seperti program tahfidz qur'an, pengajaran bahasa Arab yang kegiatan tersebut berpusat di masjid.

Ia berharap  pembangunan masjid tak terbatas di sini saja. tapi silaturahmi dan jalinan kemitraan ini berkesinambungan agar pahala dari Allah tetap mengalir sebagai amal jariyah yang tecatat dalm timbangan di yaumal akhir.

Ia juga memohon perkenan dari syeikh untuk mengajak saudara-saudara atau tetangga-tetangganya nya yang lain untuk sama-sama berinventasi amal shaleh dalam program2 yang sttrategis.

 Syeikh Musa Abdullah sendiri dalam sambutannya tak memperpanjang kalimat. Ia menyampaikan pesan yang singkat dan padat.

“Segala puji bagi Allah, tuhan semesta alam. Sholawat dan salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad Saw. Allah SWT telah berfirman dan bahwsanya, Masjid-masjid itu milik Allah maja janganlah menyeru tuhan yang lain. Dan Firmannya juga Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang yang beriman kepada Allah, hari akhir, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tak takut kepada siapa pun selain Allah.”

“Ikhwatu iman yang berbahagia, masjid ini selain sebagai tempat untuk dzikir, beribadah kepada Allah dan taqarub kepadanya, juga merupakan untuk saling mengenal, silaturahmi dan saling mencinta antar kaum muslimin. Mereka belajar untuk mencintai Allah, rasulnya dan mencari ridha-Nya. Masjid punya peran keagamaan, peran sosial dan peran pendidikan. Saya mewakili ayah saya (allahu yarham) berpartisipasi dalam persemian masjid ini, berharap agar donasinya ini menjadi timbangan kebaikan di hari akhir sebagaimana juga bagi yang berperan serta berandil baik dengan harta maupun kesungguhan. Saya berharap Masjid ini menjadi sentra ilmu dan sentra tahfidz qur'an. Oleh karena itu saya memohon kepada para siswa khususnya dan umumnya kepada jemaah untuk mendoakan almarhum ayah saya agar mendapatkan rahmat, ampunan dan ditempatkan di surganya yang maha luas.”

Pembangunan masjid ini menghabiskan total anggaran 1,9 miliar, dengan perincian; 1,1 M dari Syekh Musa Abdullah, infaq dan sedekah keluarga besar Muhammadiyah subang Rp. 700.000.000, dan hibah dari Pemerintah Daerah kab. Subang tahun 2018 Rp. 100.000.000 yang digunakan untuk sarana toilet dan tempat wudhu sebagaimana disampaikan sekretaris DKM, Irfan az-Zaki, S.Th.I kepada subang.muhammadiyah.or.id.

Kontributor: Supriatna


Tags: #resolusi 2019 # PDM Subang
facebook twitter delicious digg print pdf doc Kategori: liputan



Arsip Berita

Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website